undefined

Ajang Euro 2016 telah digelar dan seriap negara di Eropa mempersiapkan semua skuadnya dengan baik. tim Italia pun tak luput dari persiapan namun sayangnya pemain Mario Balotelli tak masuk ke dalam jajaran skuad yang akan membela tim habis habisan dalam ajang bergengsi tersebut. Leonardo Bonucci sudah tidak kaget dengan kenyataan seperti itu dan mengatakan bahwa semua itu adalah karena Balotelli yang bersikap tidak profesional sehingga pada akhirnya tidak masuk ke dalam skuat Italia untuk ajang euro 2016.

Mario Baleotelli Dianggap Tidak Disiplin Menjalani Karir
Usia Balotelli yang ada di kepala 2, yaitu 25 tahun tidak membuatnya bersikap profesional dan disiplin dalam menjalankan karirnya. Ada pengalaman negatif yang dimiliki oleh dirinya ketika berada di AC Milan pada musim ini. Balotelli hanya mendapatkan kesempatan 10 kali menjadi starter lalu mencetak gol sebanyak satu gol saja dari semua kompetisi yang dilakukannya. Ini jadi sebuah gambaran mengenai bagaimana perjalanan dirinya di dalam lapangan hijau. Ini juga yang menjadi pertimbangan mengapa Balotelli tak masuk ke tim nasional Italia pada masa piala euro tahun ini.

Pemain bek tengah Juventus, Conte, mengatakan bahwa semua yang terjadi berada di tangan Mario, semuanya karena sikap dirinya sendiri karena itu Mario haruanya lebih cerdas untuk mengerti apa yang harus dirubah tetapi nyatanya dia melakukan hal itu. Sebenarnya, Mario bisa sangat berguna untuk tim tapi tidak ada waktu lagi karena Euro 2016 sudah di depan mata. Mario bisa saja menjadi striker terbaik di dunia dan masih punya harapan sebagai sesuatu yang memicu dirinya dan dia dapat menggunakan anugerah yang dimilikinya untuk hal tersebut. Suatu saat nanti balotelli pasti bisa mencapai kepuasan pribadinya lalu merebut kembali seragam tim nasional Italia.

Tanpa Mario Balotelli, Italia Masih Bisa Kejutkan Euro
Kondisi tim nasional Italia berniat untuk menunjukkan sebuah kejutan kepada seluruh penonton dan membungkam seluruh kritik yang dilemparkan kepada tim. Leonardo Bonucci, yang merupakan pemain bek tengah Italia sekaligus pemain Juventus akan mengubah segala keraguan terhadap tim dan membuatnya menjadi sorak sorai. Bonucci juga punya mimpi untuk meraih kesuksesan dalam kompetisi yang besar itu dan membawa Italia untuk meraih kemenangannya.

Tim Azzuri berangkat ke Perancis di musim panas dengan tidak membawa dua gelandangnya yaiti Marxo Veratti dan Claudio Marchisio. Banyak tanda tanya yang dilayangkan mengapa kedua gelandang tersebut tidak dibawa serta. Banyak yang mengatakan rumor bahwa Antonio Conte sebagai pelatih tidak mau lagi menggunakan servis keduanya karena performa yang tidak maksimal namun meskipun demikian Bonucci tetap saja membela mantan pelatihnya saat di Bianconerri. Di dalam sebuah konferensi pers, Bonucci mengungkapkan mimpinya tentang kejuaraan Eropa yang hebat.

Dia mengatakan bahwa semua pemain mendengarkan pelatih 110 persen. Mimpinya ialah melangkah sejauh mungkin yang ia bisa dan tidak meninggalkan penyesalan di kemudian hari. Dia mempunyai hasrat yang besar untuk memulai dan menanyang tim nasional lainnya yang hebat. Azzuri optimis pada lini serang karena mereka sudah mapan dan mempunyai bukti menarik tentang mereka yang bisa jadi masalah untuk siapapun meskipun Mario Balotelli tidak diikut sertakan. Dibutuhkan pengorbanan yang hebat dan kerendahan hatinsupaya bisa bertahan dan bisa menahan tekanan yang ada. Italia akan menjadi tim dengan 23 oemain dan staff juga bos untuk tujuan yang sama.